
Sejak dirilis pada 23 Oktober 2013, Path of Exile telah berkembang menjadi salah satu Action RPG (ARPG) terbaik di dunia. Dikembangkan oleh Grinding Gear Games (GGG), game ini sering disebut sebagai alternatif hardcore untuk Diablo, dengan sistem loot yang kompleks, mekanik karakter yang dalam, dan konten endgame yang terus berkembang.
Meskipun awalnya memiliki basis pemain yang lebih kecil, Path of Exile kini menjadi game free-to-play RPG terbesar, dengan jutaan pemain di seluruh dunia. Dengan model bisnis tanpa elemen pay-to-win, Path of Exile sukses mempertahankan reputasinya sebagai game yang benar-benar mengutamakan skill dan strategi dibandingkan mikrotransaksi.
Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana Path of Exile berkembang, sistem gameplay yang membuatnya unik, ekspansi besar yang telah mengubah dunia game ini, serta masa depannya dengan Path of Exile 2.
Perjalanan Path of Exile: Dari Game Indie ke ARPG Kelas Dunia
Ketika pertama kali diumumkan, Path of Exile menarik perhatian para penggemar ARPG berkat janji dari Grinding Gear Games:
✅ Sistem gameplay hardcore yang menantang
✅ Skill tree yang luas dan fleksibel
✅ Loot dan crafting yang mendalam
✅ Update rutin dan ekspansi besar tanpa biaya tambahan
GGG tidak hanya memenuhi janji-janji tersebut, tetapi juga secara rutin menambahkan fitur baru dan merilis League baru setiap beberapa bulan, yang memastikan game ini selalu memiliki konten segar untuk dimainkan.
Gameplay Path of Exile: Mekanik RPG yang Kompleks dan Bebas Kustomisasi
Sebagai game hack-and-slash RPG, Path of Exile menawarkan sistem yang jauh lebih dalam dibandingkan game ARPG lainnya.
1. Passive Skill Tree yang Raksasa
Salah satu fitur paling ikonik dari Path of Exile adalah Skill Tree raksasa yang memungkinkan pemain untuk benar-benar mengkustomisasi karakter mereka.
Skill tree ini memiliki ratusan node, yang memungkinkan pemain untuk membuat build unik yang berfokus pada:
- Kekuatan Fisik (Marauder, Duelist)
- Kecerdasan dan Magic (Witch, Templar)
- Kelincahan dan Serangan Cepat (Shadow, Ranger)
Sistem ini membuat setiap karakter memiliki potensi untuk berkembang dengan cara yang unik, berbeda dari RPG tradisional yang memiliki class tetap.
2. Sistem Skill Gem yang Fleksibel
Alih-alih menggunakan sistem skill yang dikunci berdasarkan class, Path of Exile menggunakan Skill Gems yang bisa dipasang ke gear.
Beberapa contoh skill gems populer meliputi:
- Fireball – Serangan api yang meledak saat mengenai musuh.
- Cyclone – Serangan putaran cepat yang bisa menyerang banyak musuh.
- Raise Zombie – Memanggil pasukan undead untuk bertarung bersama pemain.
Pemain bisa menggabungkan skill gems ini dengan support gems, menciptakan kombinasi yang unik untuk memperkuat build mereka.
3. Loot dan Crafting yang Mendalam
Path of Exile memiliki sistem loot yang sangat detail, dengan berbagai jenis senjata, armor, dan aksesori yang bisa dikombinasikan dengan berbagai modifikasi.
Salah satu fitur terbaiknya adalah sistem crafting, yang memungkinkan pemain untuk membuat item dengan statistik unik menggunakan berbagai orb dan currency dalam game.
League dan Ekspansi Besar yang Mengubah Path of Exile
Salah satu alasan Path of Exile tetap menarik selama bertahun-tahun adalah sistem League, yang merupakan seasonal content yang memperkenalkan mekanik baru dan tantangan unik.
Beberapa League dan Ekspansi Terbesar dalam Path of Exile:
1. Atlas of Worlds (2016) – Transformasi Endgame
- Menambahkan sistem peta baru yang memperluas endgame.
- Memperkenalkan boss yang lebih menantang dan mekanisme progresi baru.
2. Betrayal (2018) – League yang Mengubah Cara Bermain
- Memperkenalkan Syndicate, organisasi rahasia yang bisa diinvestigasi oleh pemain.
- Sistem ini memungkinkan pemain memilih apakah ingin membantu atau menghancurkan faksi musuh, yang berdampak pada jalannya permainan.
3. Delirium (2020) – Kesulitan Ekstrem dengan Hadiah Besar
- Musuh menjadi lebih kuat dan lebih agresif dalam area Delirium.
- Pemain bisa memilih seberapa besar tantangan yang ingin mereka hadapi untuk mendapatkan loot yang lebih baik.
4. Sentinel (2022) – AI Companion yang Membantu dalam Pertempuran
- Memperkenalkan Sentinel, drone yang bisa memberikan buff dan debuff selama pertarungan.
Selain League, Grinding Gear Games juga secara berkala merilis ekspansi yang memperluas cerita utama dan dunia Wraeclast.
Path of Exile 2: Masa Depan Seri Path of Exile
Setelah bertahun-tahun berkembang, Grinding Gear Games akhirnya mengumumkan Path of Exile 2, yang awalnya direncanakan sebagai ekspansi besar tetapi berkembang menjadi sekuel penuh dengan engine baru dan mekanik yang lebih modern.
Fitur-Fitur Utama Path of Exile 2:
✅ Grafis dan animasi yang lebih modern
✅ Kampanye baru dengan cerita yang lebih dalam
✅ Sistem dual-classing untuk lebih banyak variasi build
✅ Skill tree yang diperbarui dengan lebih banyak fleksibilitas
✅ Sistem gear dan loot yang lebih dinamis
Meskipun Path of Exile 2 akan hadir sebagai game terpisah, kedua game ini akan tetap berbagi sistem League dan mekanik ekonomi yang sama, memastikan bahwa komunitas pemain tetap terhubung.
Kesimpulan: Path of Exile Tetap Jadi Favorit Para Penggemar ARPG Hardcore
Dengan gameplay yang kompleks, mendalam, dan terus berkembang, Path of Exile telah membuktikan dirinya sebagai salah satu game ARPG terbaik sepanjang masa.
Bagi mereka yang mencari tantangan lebih berat dibandingkan Diablo, Path of Exile menawarkan pengalaman yang jauh lebih mendalam dengan sistem skill tree luas, crafting mendetail, dan konten endgame yang variatif.
Selain itu, dengan hadirnya Path of Exile 2, masa depan franchise ini semakin cerah. Para pemain bisa menantikan grafis yang lebih baik, gameplay yang lebih modern, serta mekanik baru yang semakin memperkaya pengalaman bermain.
Bagi yang belum mencobanya, Path of Exile bisa dimainkan secara gratis di PC, PlayStation, dan Xbox, tanpa perlu mengeluarkan uang untuk menikmati konten utamanya.
Apakah kamu siap menghadapi kerasnya dunia Wraeclast dan menjadi legenda di Path of Exile? 🔥