
Jakarta, [Tanggal] – Pemerintah kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pertahanan negara dengan mewajibkan kepala daerah mengenakan seragam Komponen Cadangan (Komcad) selama retreat di Akademi Militer (Akmil). Langkah ini menandai semakin eratnya sinergi antara unsur pemerintahan sipil dan pertahanan nasional.
Kebijakan ini pertama kali diumumkan dalam sebuah pertemuan tertutup antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri, yang turut dihadiri oleh sejumlah gubernur, wali kota, dan bupati. Menteri Pertahanan menegaskan bahwa penggunaan seragam Komcad oleh kepala daerah bukan sekadar simbolis, tetapi juga bentuk penguatan nasionalisme dan kedisiplinan di kalangan pejabat publik.
Makna Seragam Komcad bagi Kepala Daerah
Seragam Komcad selama ini identik dengan pasukan cadangan yang telah menjalani pelatihan militer dasar. Dengan mengenakan seragam ini, kepala daerah diharapkan memahami pentingnya kesiapsiagaan nasional dan turut serta dalam program bela negara yang dicanangkan pemerintah.
“Ini bukan sekadar seragam. Ini adalah simbol kesatuan dan kesiapan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri,” ujar seorang pejabat Kemhan yang enggan disebutkan namanya.
Lebih lanjut, seragam ini juga menjadi bagian dari program internalisasi nilai-nilai pertahanan di kalangan pejabat sipil. Kepala daerah yang mengikuti retreat di Akmil nantinya akan mendapatkan pelatihan dan wawasan tentang strategi pertahanan negara, termasuk bagaimana mereka dapat berperan dalam sistem pertahanan semesta.
Pro dan Kontra Kebijakan Ini
Meski banyak pihak mendukung, kebijakan ini juga memicu pro dan kontra. Beberapa pengamat menilai bahwa langkah ini bisa memberikan pesan yang keliru terkait pemisahan antara pemerintahan sipil dan militer.
“Demokrasi harus tetap dijaga dengan baik. Penggunaan seragam militer oleh kepala daerah bisa menimbulkan persepsi bahwa pemerintahan sipil mulai bergeser ke arah militerisme,” ujar seorang pakar politik dari Universitas Indonesia.
Namun, pendukung kebijakan ini berargumen bahwa seragam Komcad hanyalah bagian dari program retreat, bukan bentuk militerisasi pemerintahan daerah. “Jangan berlebihan menafsirkan. Ini bagian dari upaya mempererat sinergi antara sipil dan militer,” kata seorang gubernur yang akan mengikuti retreat tersebut.
Agenda Retreat di Akmil
Retreat yang akan diadakan di Akmil Magelang ini akan berlangsung selama beberapa hari, di mana para kepala daerah akan mendapatkan berbagai materi dan pelatihan, mulai dari kepemimpinan strategis, simulasi krisis nasional, hingga wawasan kebangsaan.
Program ini diperkirakan akan menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak pejabat sipil ke depannya.