
Aktris ternama Gal Gadot baru-baru ini mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pertumbuhan anak-anak di era media sosial yang penuh rekayasa. Menurutnya, perkembangan media sosial menciptakan kesan realitas yang keliru, yang dapat mempengaruhi persepsi generasi muda.
Gal Gadot juga menceritakan masa kecilnya di Israel, di mana kehidupan lebih sederhana dan interaksi sosial terjadi secara langsung tanpa perantara teknologi. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara dunia maya dan dunia nyata, serta memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang realitas yang sesungguhnya.
Kekhawatiran ini sejalan dengan pandangan banyak ahli yang menyebutkan bahwa paparan berlebihan terhadap media sosial dapat mempengaruhi kesehatan mental dan perkembangan sosial anak-anak. Oleh karena itu, peran orang tua dan lingkungan sekitar sangat penting dalam membimbing anak-anak untuk menggunakan media sosial secara bijak dan sehat.