
Pada hari Minggu, 16 Maret 2025, sebuah insiden tragis terjadi di perairan dekat Pulau Koh Tao, Thailand. Kapal wisata bernama Davy Jones Locker mengalami kebakaran hebat yang menyebabkan seorang turis asal Inggris, Alexandra Clarke (26), hilang tanpa jejak.
Kebakaran dilaporkan bermula dari ruang mesin kapal akibat tangki bensin yang terlalu penuh sehingga meluap dan memicu percikan api saat mesin dinyalakan. Api dengan cepat menyebar, membakar seluruh kapal hingga akhirnya tenggelam di kedalaman 37 meter. Dari 22 orang di atas kapal, termasuk 16 turis, dua awak, dan empat instruktur selam, hanya Clarke yang belum ditemukan.
Upaya pencarian intensif telah dilakukan oleh Angkatan Laut Kerajaan Thailand, melibatkan penyelam, kapal, dan helikopter. Namun, pencarian harus dihentikan sementara karena cuaca buruk dan kondisi gelap. Rencananya, penggunaan drone bawah air atau peralatan pemindaian sonar akan dipertimbangkan untuk melanjutkan pencarian.
Koh Tao, yang dikenal sebagai “Pulau Kematian” karena serangkaian insiden fatal sebelumnya, kembali menjadi sorotan dengan kejadian ini. Pihak berwenang setempat telah menahan kapten dan awak kapal atas tuduhan kelalaian terkait insiden tersebut.
Keluarga Clarke saat ini menunggu dengan cemas kabar terbaru dari upaya pencarian yang sedang berlangsung. Insiden ini menyoroti pentingnya standar keselamatan yang ketat dalam industri pariwisata untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang.