
Pada awal Februari 2025, media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang menunjukkan seorang pria di Bekasi melemparkan anaknya ke dalam genangan air akibat banjir. Video tersebut pertama kali diunggah pada 6 Februari 2025 oleh akun Instagram @jurnal.informasi. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria keluar dari rumah sambil menggiring anaknya, kemudian menunjuk ke arah seorang wanita yang diduga istrinya, dan berkata, “Hey anakmu,” sebelum melemparkan anak tersebut ke dalam genangan air yang cukup dalam. Beruntung, dua anak tetangga yang sedang bermain air di sekitar lokasi segera menyelamatkan anak tersebut. Setelah kejadian itu, pria tersebut tampak marah dan melemparkan beberapa barang dari dalam rumah, termasuk payung dan sandal. Ketika wanita yang diduga ibu dari anak tersebut tiba di depan rumah, dua anak yang menolong tadi memberitahukan kejadian tersebut. Wanita tersebut kemudian dengan tenang mengambil anaknya dan membawanya masuk ke dalam rumah. Peristiwa ini diduga terkait dengan perselisihan rumah tangga antara pasangan tersebut. Pria tersebut tampaknya kesal karena anaknya rewel sementara istrinya berada di luar rumah, sehingga melampiaskan kekesalannya dengan tindakan yang tidak pantas. Aksi ini memicu kemarahan dari netizen yang mengecam perilaku tersebut sebagai tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab dan membahayakan keselamatan anak. Banyak yang mendesak agar pria tersebut dilaporkan ke pihak berwajib untuk mencegah terjadinya hal yang lebih buruk di kemudian hari.
KILAT.COM
Menanggapi kejadian tersebut, para ahli psikologi menekankan pentingnya kesiapan mental dan pengetahuan dalam mengasuh anak. Orangtua diharapkan terus belajar tentang pola asuh yang baik, memahami peran mereka, serta mengenali sifat dan kebutuhan anak. Selain itu, komunikasi yang baik antara orangtua dan anak sangat penting untuk membangun hubungan yang harmonis dan mencegah terjadinya tindakan kekerasan dalam keluarga.
LIFESTYLE.KOMPAS.COM
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait tindakan hukum terhadap pria tersebut. Namun, masyarakat berharap agar aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas untuk memastikan keselamatan anak dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.